Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

10 Fakta Nutrisi Ibu Hamil

Diposting oleh soleh banget on Rabu, 06 Juli 2011


Fakta #1:  Diet melangsingkan badan tidak disarankan selama kehamilan

Bahkan andaikata ibu hamil memiliki berat badan melebihi standar normal, dokter tidak menyarankan wanita hamil untuk menurunkan berat badan. Menurut pedoman Institute of Medicine (IOM) tahun 1990, wanita gemuk tetap harus mendapatkan kenaikan berat badan 6 sampai 10 kg selama proses kehamilan. Berdiet untuk menurunkan berat badan dapat membahayakan ibu dan janin karena kekurangan nutrisi penting selama kehamilan. Beraktivitas fisik lebih disarankan untuk menjaga berat badan selama kehamilan dibandingkan dengan mengurangi asupan nutrisi.

photo © 2005 Christy Scherrer | more info(via: Wylio)

Fakta #2: Kecukupan asam folat mencegah spina bifida

Kecukupan asupan asam folat sangat penting sebelum dan selama sembilan bulan kehamilan. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kelainan janin berupa penutupan tidak sempurna tabung saraf pusat (spina bifida).

Fakta #3: Kebutuhan energi hanya meningkat sedikit di masa kehamilan.

Kebutuhan energi harian di masa kehamilan hanya sedikit lebih tinggi dari normal.  Secara rata-rata, kebutuhan energi seorang wanita meningkat dari bulan keempat kehamilan sebesar 250-300 kalori per hari. Itu setara dengan setengah piring nasi atau semangkuk bubur. Yang lebih penting bukan kuantitas, tapi kualitas, yaitu memastikan bahwa Anda mendapatkan diet seimbang yang kaya mineral dan vitamin.

Fakta #4: Yodium diperlukan oleh janin untuk hormon tiroid dan perkembangan otaknya.

Yodium adalah komponen hormon tiroid yang berperan penting dalam pertumbuhan dan pembelahan sel. Kekurangan yodium pada tahap awal pengembangan fisik, yaitu pada masa embrio dan awal kehidupan dapat menyebabkan kekurangan hormon tiroid yang berdampak keterbelakangan fisik dan mental berat. Wanita hamil harus mendapat asupan sekitar 0,23 miligram yodium per hari selama kehamilan.

Fakta #5: Magnesium menurunkan risiko kram, keguguran dan melahirkan prematur.

Banyak dokter meresepkan magnesium pada wanita hamil. Kekurangan magnesium dapat mengakibatkan kram betis dan perut, keguguran dan melahirkan prematur. Jumlah yang direkomendasikan untuk wanita hamil adalah 310 miligram magnesium per hari.

Fakta #6: Masakan yang tidak dimasak atau setengah matang berbahaya bagi ibu hamil.

Mengonsumsi susu segar, daging setengah matang atau ikan yang tidak dimasak ala masakan Jepang tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Makanan seperti itu berpotensi mengandung bakteri patogen sepertitoksoplasma gondii dan listeria, yang dapat mengakibatkan komplikasi bagi ibu dan anak.  Wanita hamil harus mengupas kulit buah dan sayuran sebagai tindakan pencegahan. Menggoreng, mengukus, membakar dan memanggang secara umum cukup baik untuk menghancurkan patogen berbahaya dalam makanan. Buah dan sayuran harus dicuci dengan seksama sebelum dimakan.

Fakta #7: Vitamin A tidak boleh dikonsumsi berlebihan oleh ibu hamil.

Dalam jumlah yang sangat besar, vitamin A dapat menimbulkan cacat dan keracunan liver bayi dalam kandungan. Wanita hamil tidak boleh mengambil suplemen vitamin A dalam bentuk tablet tanpa petunjuk dokter dan mengurangi konsumsi hati karena hati mengandung banyak vitamin A. Jumlah maksimum asupan vitamin A bagi ibu hamil adalah 10.000 IU.

Fakta #8: Zat besi mencegah anemia pada ibu hamil.

Selama kehamilan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda memperoleh asupan harian zat besi yang direkomendasikan karena bayi Anda akan mengambil dari cadangan besi Anda. Kurangnya asupan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang dapat membahayakan diri Anda dan bayi Anda.
Asupan harian zat besi yang direkomendasikan untuk wanita dewasa adalah 18 mg per hari. Selama kehamilan,  jumlahnya meningkat menjadi 27 mg per hari karena peningkatan volume darah ibu (sekitar 50% lebih dari masa sebelum hamil). Selain itu, bayi Anda membutuhkan zat besi untuk pertumbuhannya.

Fakta #9: Satu liter susu mencukupi kebutuhan kalsium ibu hamil.

Selama kehamilan, perpindahan kalsium dari ibu ke bayi mencapai 270 mg. Agar ibu hamil tidak “tekor” kalsium sehingga membahayakan kesehatan tulangnya, dia perlu mendapat asupan sekitar 1 gram kalsium per hari. Satu liter susu mengandung sekitar 1,2 gram kalsium, cukup untuk memenuhi kebutuhan harian ibu hamil.

Fakta #10:  Kafein dalam kopi dapat membahayakan kehamilan

Kafein dalam kopi meningkatkan risiko keguguran atau melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Ibu hamil sebaiknya membatasi minum kopi tidak lebih dari dua cangkir sehari, atau menggantinya dengan kopi rendah kafein.
More about10 Fakta Nutrisi Ibu Hamil

7 Tips Mengatasi Muntah dan Mual Kehamilan

Diposting oleh soleh banget


Mual dan muntah ringan sering terjadi pada awal kehamilan. Gejala ini disebut “morning sickness”karena terasa di pagi sampai siang hari. Intensitas gejalanya semakin berkurang di akhir trimester pertama dan sepenuhnya menghilang di bulan kelima. Penyebab mual dan muntah dalam kehamilan tidak diketahui tetapi kemungkinan besar terkait dengan perubahan hormon (progesteron dan hCG). Stres, kegelisahan, dan ketegangan juga mungkin terlibat.(64/365) Really really really ow...photo © 2009 Sarah | more info(via: Wylio)
Tujuh tips berikut mungkin dapat membantu Anda mengatasi mual dan muntah yang terkait kehamilan tersebut:
  1. Hindari pemicunya. Hal-hal yang dapat memicu rasa mual termasuk kafein, makanan laut,  jus jeruk, dan bau yang kuat. Hindari memasak dan menyiapkan makanan jika baunya mengganggu Anda. Mintalah orang lain untuk memasak/menyiapkan makanan atau  belilah makanan siap saji.
  2. Jangan melewatkan makan.Melewatkan makan dapat menyebabkan mual karena gula darah rendah (hipoglikemia). Perut juga akan berkontraksi lebih keras bila dalam keadaan kosong. Selain itu, kekurangan nutrisi tertentu seperti kalium dapat menyebabkan Anda muntah lebih banyak lagi.
  3. Makan dan minum secara terpisah. Hal ini membuat pencernaan bekerja lebih mudah dan tidak membuat perut terasa penuh. Minumlah jus, susu atau sup di sela antara waktu makan.
  4. Makanlah dengan porsi kecil tetapi sering, yaitu setiap dua sampai tiga jam. Progesteron menyebabkan pencernaan bekerja lebih lambat sehingga Anda harus menghindari perut terlalu penuh. Makanlah makanan pada suhu kamar dan dengan perlahan-lahan. Makanan dingin menyebabkan kerja pencernaan lebih berat. Duduklah tegak setelah makan, jangan berbaring.
  5. Hindari makanan yang terlalu berminyak, pedas atau asam. Pilih makanan yang tidak beraroma dan berasa kuat, seperti pisang, nasi putih (bukan nasi goreng), dan roti bakar. Makanan ringan yang baik untuk ibu hamil antara lain puding, buah, bubur, dan kacang-kacangan. Memakan biskuit atau keripik mungkin membantu ketika Anda mulai merasa mual.
  6. Istirahat yang cukup. Stres dan kelelahan dapat memperburuk rasa mual. Pastikan Anda mendapatkan tidur malam yang baik dan istirahat yang cukup di siang hari. Bila Anda bekerja, tidak ada salahnya untuk mengambil cuti beberapa hari.
  7. Dapatkan banyak udara segar. Tidurlah dengan ventilasi yang baik dan lakukan jalan-jalan santai ringan di pagi hari. Jangan menghabiskan waktu hanya di dalam rumah, sesekali keluarlah untuk bersosialisasi dan mendapatkan udara segar.

Kapan perlu ke dokter atau bidan?

Pada beberapa wanita, mual dan muntah berlangsung sepanjang hari. Kondisi ini disebut hiperemesis gravidarum, suatu kondisi di mana seorang wanita mengalami mual dan muntah berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit dan penurunan berat badan.
Bila Anda mengalami kondisi berikut, hubungi dokter atau bidan Anda:
  • tidak dapat menyimpan makanan atau cairan selama 24 jam
  • telah kehilangan berat badan 1 kg atau lebih dalam seminggu
  • merasa pusing atau lemah
  • mengeluarkan air seni yang lebih gelap atau kurang dari jumlah biasanya
Dokter atau bidan dapat memberikan infus dan obat anti-mual untuk meringankan gejala. Anda mungkin disarankan untuk rawat inap agar dapat beristirahat dengan tenang dan mendapatkan atensi medis yang memadai.
More about7 Tips Mengatasi Muntah dan Mual Kehamilan

5 Peran Suami di Masa Kehamilan

Diposting oleh soleh banget


Kehamilan adalah masa yang penuh beban fisik dan mental bagi wanita. Secara fisik dia mengalami perubahan dahsyat di tubuhnya karena harus mendukung perkembangan janin dari hanya seukuran ujung jarum menjadi bayi sempurna berbobot sekitar 3 kg dalam 9 bulan. Dia juga harus mengubah gaya hidup, mempelajari dan memikirkan banyak hal pada saat bersamaan. Dia harus mempelajari semua hal yang dapat membahayakan janinnya dan mungkin cemas dengan apa yang dapat terjadi pada bayi dan dirinya.Maternity Shootphoto © 2010 Amie Fedora | more info(via: Wylio)
Anda tidak boleh menganggap enteng tekanan dan beban yang dialami istri Anda saat hamil. Anda perlu berempati dan siap membantu dengan cara apapun yang Anda bisa. Seorang suami yang tidak mendampingi istrinya atau terlalu sibuk untuk peduli di masa-masa penting ini akan kehilangan kesempatan emas untuk menunjukkan cinta dan dukungannya kepada istri dan buah hatinya.
Apa yang bisa Anda lakukan untuk mendukung istri Anda yang sedang hamil?

1. Curahkan perhatian

Pria tidak memerlukan perhatian sebanyak wanita. Akibatnya, mereka sering tidak menyadari bahwa wanita memiliki kebutuhan lebih banyak untuk diperhatikan, apalagi di masa kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa seorang wanita yang jarang disentuh atau tidak dipedulikan secara emosional akan mengembangkan depresi, rasa rendah diri dan kurang percaya diri. Istilah “jablai” (jarang dibelai) yang bernada olok-olok itu ada benarnya. Istri yang “jablai” dapat mengembangkan kondisi emosi negatif yang berpengaruh terhadap janin dan hubungan rumah tangga di masa depan.
Untuk menunjukkan perhatian Anda, jadilah pengamat aktif. Perhatikan perubahan-perubahan bersamanya. Amati tendangan bayi Anda. Bacakan atau perdengarkan lantunan ayat-ayat suci ketika bayi Anda sudah bisa mendengar (bayi mulai dapat mendengar sejak usia 20 minggu). Bicarakan perasaan Anda dengan istri Anda dan dengarkan apakah dia memiliki perasaan yang sama. Ketahuilah bagaimana bayi Anda tumbuh di dalam rahim dengan mengunjungi situs-situs kesehatan atau membeli buku-buku kehamilan dan melahirkan. Berbicaralah dan cium bayi di dalam perut istri Anda seolah-olah dia sudah berada di gendongannya.

2. Jadilah suami SIAGA

Ya, seperti jargon kampanye kesehatan pemerintah itu, Anda harus “siap mengantar dan menjaga” istri Anda di sepanjang masa kehamilan sampai melahirkan. Kurangilah beban kerja di kantor agar Anda memiliki lebih banyak waktu di rumah bersama istri Anda. Usahakan untuk selalu mendampingi istri Anda dalam semua kunjungan pemeriksaan kehamilan ke bidan atau dokter.
Jangan hanya diam di sana, tanyakan setidaknya satu pertanyaan. Jangan mengkritik istri Anda di depan orang banyak, misalnya karena dia makan sayuran terlalu sedikit atau tidak disiplin minum suplemen vitamin. Selama kunjungan kehamilan pada akhir trimester pertama (1-3 bulan kehamilan), Anda bisa mendengar detak jantung bayi. Di kunjungan trimester kedua (4-6 bulan), dalam pemeriksaan USG Anda dapat melihat kepala, tangan dan kaki bayi Anda. Anda bahkan dapat mengetahui jenis kelamin bayi Anda. Pada kunjungan trimester ketiga (7-9 bulan), tanyakan kepada bidan atau dokter bagaimana Anda bisa membantu selama proses melahirkan. Anda mungkin dapat mendampingi istri Anda di ruang persalinan selama proses melahirkan.

3. Jaga kesehatan istri Anda

Bantulah istri Anda tetap sehat selama kehamilan. Dukung dia untuk menciptakan gaya hidup sehat di masa kehamilan dan menghindari bahaya di tempat kerja dan rumah tangga. Bila Anda merokok, inilah saatnya untuk berhenti merokok. Asap rokok tidak baik untuk wanita hamil dan bayi. Dampingi dia mengatasi keluhan di masa kehamilan seperti “morning sickness”, sakit kepala dan sejenisnya. Sesekali, pijat-pijatlah punggungnya yang mungkin terasa pegal (dengan balsem bila perlu). Pastikan bahwa istri Anda makan dengan baik. Tuangkan gelas air tambahan untuk dia minum. Ajaklah dia untuk pergi keluar dan berjalan atau olahraga lainnya setengah jam setiap hari.

4. Layani istri Anda

Temani istri Anda berbelanja untuk mencari aksesoris dan kebutuhan bayi lainnya. Bersabarlah bila dia terlalu lama memilih-milih belanjaan atau menanyakan aneka pilihan yang menurut Anda “tidak penting”. Wanita memang suka berbelanja! Bawakan tasnya, bahkan jika tidak terlalu berat, untuk menciptakan suasana kebersamaan dan penuh perhatian. Tawarkan diri untuk memasak dan membersihkan rumah saat dia lelah. Hal-hal seperti itu akan membuatnya merasa bisa mengandalkan Anda dalam segala situasi dan akan meningkatkan semangat dan rasa cintanya pada Anda.
Tetaplah melakukan hubungan seks jika Anda berdua ingin melakukannya. Selama dokter mengatakan tidak apa-apa, hubungan seks tidak berbahaya untuk kehamilan. Istri Anda mungkin ingin melakukannya lebih sering atau kurang sering daripada sebelum dia hamil. Hasrat seksualnya dapat berubah sejalan dengan perubahan tubuhnya.

5. Bicarakan rencana-rencana

Bicarakan dengan istri Anda apa yang Anda inginkan mengenai bayi Anda. Tentukan di mana bayi Anda akan tidur dan lakukan perubahan di rumah Anda untuk menyambut sang bayi. Jika Anda khawatir tidak memiliki cukup uang, tips berikut dapat membantu Anda:
  • Tanyakan kepada anggota keluarga dan teman-teman apakah Anda dapat meminjam tempat tidur, kereta dorong, gendongan, selimut, popok dan pakaian bayi. Mungkin di antara mereka ada yang anaknya sudah besar dan tidak berencana untuk memiliki anak lagi sehingga dengan senang hati meminjamkan barang-barang itu kepada Anda.
  • Kunjungi toko-toko barang bekas. Mereka mungkin ada yang menyediakan perlengkapan bayi dengan kondisi bagus dan harga murah.
Diskusikan nama yang akan diberikan padanya. Nama adalah hadiah terbaik yang dapat kita berikan kepada anak kita. Pilihlah nama terbaik yang dapat Anda temukan dan sepakati.
More about5 Peran Suami di Masa Kehamilan